Banjir Menggenang Jalan dan Rumah Warga di
Wilayah Muara Angke,Jakarta Utara, Rabu (20/11/2024)
JAKARTA, Kabar Pertama - Banjir rob
yang melanda Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara, menggenangi sejumlah rumah
warga di RT 01 RW 22 Kelurahan Pluit, akibat pasang air laut ekstrem dan curah
hujan tinggi.
Banjir yang terjadi pada Jumat (16/11/2024) mencapai ketinggian
1,5 meter.Banjir rob yang melanda wilayah Pelabuhan Muara Angke
pada Jumat (16/11/2024) mengakibatkan ketinggian air mencapai 1,5 meter di
beberapa area, khususnya di RT 01 RW 22 Kelurahan Pluit, Kecamatan Pluit,
Jakarta Utara. Menurut Syarif Hidayat, Sekretariat RT setempat, peristiwa ini
dipicu oleh pasang air laut yang ekstrem ditambah dengan curah hujan yang
tinggi. Akibatnya, banyak rumah warga terendam, mengganggu aktivitas
sehari-hari mereka.
Pihak terkait
segera turun tangan untuk menangani bencana ini. BPBD (Badan Penanggulangan
Bencana Daerah) dan BASARNAS (Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan)
melakukan evakuasi dan pendistribusian bantuan. Puskesmas Kecamatan Penjaringan
juga menyiagakan ambulans untuk mengantisipasi kemungkinan adanya korban jiwa.
Masyarakat yang terdampak mendapatkan perhatian penuh dari pemerintah setempat.
Meski sempat
merendam wilayah selama beberapa hari, banjir rob mulai berangsur surut pada
Rabu (20/11/2024). Namun, warga tetap diimbau untuk waspada, mengingat cuaca
yang masih tidak menentu. Pemerintah juga memberikan bantuan berupa bahan
makanan dan obat-obatan untuk warga yang terdampak.
Sebagai langkah antisipasi ke depan, pemerintah
berencana untuk memperkuat infrastruktur pengendalian banjir dan melakukan
sosialisasi terkait kewaspadaan banjir rob di daerah pesisir. "Kemarin ada
kunjungan dari pihak terkait (Wali Kota) katanya mau ada rencana pemasangan
Pancang yang akan dipasang dari Ujung PIK sampai Pintu Muara sepanjang 40 Km) tambah
Syarif Hidayat. (NMD)